PENERAPAN TEPID SPONGE PADA ANAK DEMAMDALAM PENURUNAN SUHU TUBUH DI RS ISLAM ASSYIFA KOTA SUKABUMI TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.045029/yhftrp20Keywords:
Demam, Penurunan Suhu Tubuh, Tepid SpongeAbstract
ABSTRAK
Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas ambang normal(≥37,5°C) yang disebabkan oleh gangguan pada pusat termoregulasi di otak atau paparan zat toksik. di RS Islam Assyifa tahun 2025, tercatat 1.142 kasus demam pada anak, sementara pada periode Januari–April mencapai 64 kasus demam. Penanganan non-farmakologis seperti Tepid Sponge dianggap efektif untuk menurunkan suhu tubuh, namun perlu dibuktikan secara ilmiah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerapan Tepid Sponge Pada Anak Demam Dalam Penurunan Suhu Tubuh Di Rs Islam Assyifa Kota Sukabumi Tahun 2026. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Sampel yang diambil adalah (accidental sampling) sebanyak 33 orang responden penelitian. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi yaitu penerapan Tepid Sponge. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan pengolahan data Microsoft Excel dan SPSS 17.0. Hasil yang didapatkan menunjukkan Suhu tubuh anak dengan demam sebelum dilakukan tindakan tepid sponge di RS Islam Assyifa Kota Sukabumi tahun 2026 adalah Sebagian kecil dari responden demam sedang sebanyak 6 anak (18%). Suhu tubuh anak dengan demam setelah dilakukan tindakan tepid sponge di RS Islam Assyifa Kota Sukabumi tahun 2026 adalah Sebagian kecil dari responden kategori normal sebanyak 9 anak (27%). Terdapat pengaruh terapi tepid sponge terhadap penurunan suhu tubuh pasien anak dengan demam di RS Islam Assyifa Kota Sukabumi tahun 2026 dengan nilai p-value = 0.000.



