10.045029 PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BIJI KELOR (MORINGAOLEIFERA L) TERHADAP PENURUNAN KADAR TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU CITAMIANG KOTA SUKABUMI TAHUN 2019

Authors

  • Siti Fartimah Author

DOI:

https://doi.org/10.045029/a8rqyq67

Keywords:

biji kelor (Moringa Oleifera L), limbah cair industri tahu, Total Suspended Solid (TSS)

Abstract

Latar Belakang : Efektivitas koagulasi biji kelor(Moringa Oleifera L)ditentukan oleh kandungan protein kationik. Zat aktif yang terkandung dalam biji kelor (Moringa Oleifera L) yaitu 4-alfa-4-rhamnosyloxybenzil-isothiocyanate. Zat aktif itu mampu mengadsorbsi partikel-partikel air limbah. Total Suspended Solid (TSS) adalah salah satu parameter yang digunakan untuk pengukuran kualitas air. Penentuan zat padat tersuspensi (TSS) berguna untuk mengetahui kekuatan pencemaran air limbah domestik dan juga berguna untuk penentuan efesiensi unit pengolahan air. Berdasarkan studi pendahuluan dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah diketahui bahwa kadar Total Suspended Solid (TSS) limbah cair industri tahu Abah Sutar Citamiang Tipar Sukabumi yaitu 781 mg/l. Hasil pengukuran Total Suspended Solid (TSS) tersebut melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah dengan parameter kadar Total Suspended Solid (TSS) adalah 200 mg/l.

Tujuan : Tujuan Penelitian  ini untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk serbuk biji kelor (Moringa Oleifera L)  dengan takaran 200 mg, 2500 mg, 3000 mg, 3500 mg terhadap penurunan kadar Total Suspended Solid (TSS) pada limbah cair industri tahu Citaming Kota Sukabumi tahun 2019.

Metode: Jenis penelitian ini berdasarkan sifat masalahnya adalah eksperimen, yang menggunakan penelitian Verikatif. Populasi penelitian adalah 28 sampel yang diambil dari sumber air yang sama, 24 sampel diberi perlakuan dengan takaran yang berbeda dan 4 sampel sebagai kontrol. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS.

Hasil : Berdasarkan hasil analisa univariat, takaran 2500 mg efektif dalam menurunkan Total Suspended Solid (TSS) diperoleh rata-rata 745,2 mg/l, hasil analisa bivariate anova diperoleh F hitung 18.254 > F tabel 3,10 dan P value 0,000 < 0,05

Kesimpulan : Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada pengaruh penambahan serbuk biji kelor terhadap penurunan kadar Total Suspended Solid (TSS) pada limbah cair industri tahu Citamiang Kota Sukabumi tahun 2019.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

10.045029 PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BIJI KELOR (MORINGAOLEIFERA L) TERHADAP PENURUNAN KADAR TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU CITAMIANG KOTA SUKABUMI TAHUN 2019. (2026). Yapkesbi: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 9(1), 54-66. https://doi.org/10.045029/a8rqyq67

Similar Articles

1-10 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.