PENGARUH MASSASE TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PENDERITA REMATIK LANSIA DI WISMA ASISI KOTA SUKABUMI TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.045029/0we5vf07Keywords:
Masase, Skala Nyeri, rematik lansiaAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi dengan Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dimulai dari menjaga kesehatan manusia yaitu dari sejak bayi sampai lansia. Untuk meningkatkan kesehatan individu sudah dimulai pada saat manusia ada dalam kandungan sampai pada usia lanjut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh massase pada penderita reumatik terhadap penurunan skala nyeri di Wisma Asisi Kota Sukabumi. Salah satu teknik memberikan massase adalah tindakan massase dengan usapan yang perlahan. Usapan dengan lotion atau balsam memberikan sensasi hangat dengan mengakibatkan dilatasi pada pembuluh darah local (Kenworthty et al,2022).
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuasi eksperiment melalui pendekatan experimental units. Populasi berjumlah 20 responden dengan accidental sampling dengan hasil sebelum dilakukan masase sebesar 11.9 dan uji normalitas terdapat nilai 0.579. Hasil setelah dilakukan pemijatan sebesar 15.15 dan uji normalitas terdapat nilai 0.621.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai p value uji paired t-test sebesar 0.000 maka p value < 0.05, Ho ditolak atau terdapat pengaruh massase pada penderita reumatik terhadap keluhan nyeri, adapun nilai r atau keeratan pengaruh diperoleh sebesar 0.650, nilai tersebut termasuk dalam klasifikasi nilai 0.60 – 0.79 termasuk dalam kategori pengaruhnya kuat.
Terdapat pengaruh massase pada penderita reumatik terhadap keluhan nyeri di Wisma Asisi Kota Sukabumi. Upaya yang dapat dilakukan oleh panti wisma asisi adalah dengan melakukan penyuluhan kepada lansia agar dapat lebih meningkatkan konseling, bimbingan, arahan tentang manfaat masase punggung dengan penurunan sekala nyeri rematik



