GAMBARAN KEPATUHAN BEROBAT PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS LIMBANGAN KABUPATEN SUKABUMI
DOI:
https://doi.org/10.045029/f14cgr35Keywords:
diabetes melitus tipe II; kepatuhan berobat; lansia; puskesmasAbstract
ABSTRAKDiabetes melitus tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, termasuk kepatuhan terhadap pengobatan dan anjuran perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kepatuhan berobat pada pasien dengan diabetes melitus tipe II di Puskesmas Limbangan, Kabupaten Sukabumi. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan pengobatan yang dalam laporan disebut mengacu pada Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), kemudian disajikan dalam frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan 17 responden (56,7%) berada pada kategori kepatuhan cukup, 9 responden (30,0%) kategori kurang, dan 4 responden (13,3%) kategori baik. Mayoritas responden berusia 45–59 tahun (18; 60%), perempuan (17; 56,7%), berpendidikan SMP (13; 43,3%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (10; 33,3%), dan telah menderita DM ≤5 tahun (23; 76,7%). Kategori kepatuhan yang paling banyak ditemukan adalah cukup. Edukasi berkelanjutan serta dukungan keluarga dan petugas kesehatan perlu diperkuat untuk membantu pasien menjalankan pengobatan secara konsisten.



