10.045029 PENGARUH TERAPI SENAM HIPERTENSI PADA LANSIA DIKAMPUNG NAGRAK RT 04 WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA LIMBANGAN KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.045029/n3yrbx57Keywords:
Senam Hipertensi, Tekanan Darah, LansiaAbstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Seseorang dapat dikatakan mengalami peningkatan tekanan darah apabila tekanan darah sistolik ≥130 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 80mmHg. Untuk membantu menurunkan takanan darah pada penderita hipertensi, diterapkanlah terapi senam hipertensi yang dirancang secara khusus sebagai intervensi non-farmakologis guna mengendalikan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup penderita.
Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kampung Nagrak RT.04 Desa Limbangan.
Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan metode quasy eksperimen dengan one group pre-post test. Jumlah sampel sebanyak 15 responden lansia di wilayah kerja Puskesmas Limbangan Kampung Nagrak RT.04 Desa Limbangan tahun 2025, dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tensimeter manual dan lembar observasi, dianalisis dengan uji Wilcoxon pada tingkat signifikansi ɑ = 0,05.
Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan sebelum senam, 60% responden memiliki tekanan darah tidak normal yaitu >140/90 mmHg. Setelah senam, 80% responden mengalami penurunan tekanan darah. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (ρ<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan.
Kesimpulan: H1 ditolak H0 diterima, dengan demikian senam hipertensi efektif menurunkan tekanan darah pada lansia. Disarankan kegiatan ini menjadi program rutin untuk pengendalian hipertensi di posyandu lansia.



