PENGARUH STATUS GIZI PADA BALITA TERHADAP KEJADIAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARAWANG KABUPATEN SUKABUMI BULAN JANUARI-MARET TAHUN 2020
DOI:
https://doi.org/10.045029/4prnr651Keywords:
Status Gizi, Kejadian DiareAbstract
Latar Belakang: Diare adalah buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih sering dari biasanya (tiga kali atau lebih) dalam satu hari (Depkes RI 2011). Diare adalah buang air besar pada balita lebih dari 3 kali sehari disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Status Gizi Pada Balita Terhadap Kejadian Penyakit Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Karawang Kabupaten Sukabumi Tahun 2020.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Analitik Korelasi. Sampel pada penelitian ini adalah data pasien balita di Puskesmas Karawang pada tanggal 29-30 Mei 2020 yaitu sebanyak
- Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan Chi Square.
Hasil Penelitian: Sebagian besar balita mengalami gizi kurang yaitu sebanyak 38 orang (73.0%). Sebagian besar balita mengalami Diare yaitu sebanyak 31 orang (59.6%).
Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Status Gizi Pada Balita Terhadap Kejadian Diare Pada Di Wilayah Kerja Puskesmas Karawang Kabupaten Sukabumi Tahun 2020.
Saran: Diharapkan tenaga medis di puskesmas karawang dapat meningkatkan dan terus mempertahankan yang sudah baik dalam pelayanan terutama dalam penanganan penyakit diare dan faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit Diare sehingga dapat mengurangi angka kejadian Diare.



