10.045029 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASUPAN GIZI PADA BALITA 24-59 BULAN DENGAN GIZI KURANG DI KELURAHAN CISARUA WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKABUMI
DOI:
https://doi.org/10.045029/rpb1ws37Keywords:
Pengetahuan, Ibu, Asupan Gizi, Balita, Gizi KurangAbstract
Latar Belakang: Wasting pada anak merupakan gejala under nutrition akut, biasanya terjadi karena ketidak cukupan intake makanan atau bisa terjadi karena tingginya insiden penyakit infeksi seperti diare. Masalah wasting dapat mengakibatkankerusakan pada system imun dan juga bisa mengakibatkan meningkatkan keparahan dan kerentanan terhadap penyakit infeksi dan meningkatkan resiko kematian (Octari & Dwiyana, 2021).
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan
pengetahuan ibu tentang asupan gizi pada baita degan gizi kurang di kelurahan cisarua Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Analitik dengan analisis statistik menggunakan uji chi square.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini gizi anak di Cisarua diketahui bahwa gizi buruk memiliki persentase 6% dengan jumlah 2 balita, gizi kurang dengan persentase 32% dengan jumlah 10 orang, dan gizi baik dengan persentase 61% dengan jumlah 19 orang.Hasil uji stastika Chi Square yang diperoleh diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dengan status gizi anak balita di Cisarua Sukabumi dengan P=0,002 (p<0,05) dengan kata lain, semakin baik pengetahuan ibu tentang gizi semakin baik pula status gizi daribalita tersebut.
Simpulan: Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang asupan gizi pada balita dengan dengan gizi kurang di kelurahan cisarua Tahun 2025.
Saran: Disarankan kepada ibu balita untuk kedepannya lebih banyak lagi mecari informasi dan membaca tentang asupan gizi pada balita, informasi dapat didapatkan dari media massa seperti internet ataupun dapat bertanya langsung kepada bidan dan kepada ahli gizi.



