EDUKASI TERAPI MUSIK KLASIK PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI SENTRA PHALA MARTA KABUPATEN SUKABUMI: LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Keywords:
agitasi; keperawatan jiwa; musik klasik; pengabdian kepada masyarakat; risiko perilaku kekerasanAbstract
ABSTRAKLatar belakang: Agitasi dan risiko perilaku kekerasan merupakan masalah keperawatan jiwa yang membutuhkan pendekatan terapeutik dan edukasi yang berkesinambungan. Musik klasik dibahas sebagai salah satu pendekatan pendamping nonfarmakologis. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan penyuluhan mengenai terapi musik klasik bagi sasaran layanan di Sentra Phala Marta, Kabupaten Sukabumi. Metode: Artikel pengabdian kepada masyarakat ini disusun melalui telaah deskriptif laporan kegiatan tahun 2026. Informasi ditelaah dari identitas program, tahapan penyuluhan, dan narasi hasil. Hasil: Laporan menyebut adanya kegiatan penyuluhan dan partisipasi peserta dalam diskusi serta tanya jawab. Namun, uraian hasil terutama berfokus pada penggunaan obat; jumlah peserta, rincian sesi musik klasik, instrumen penilaian agitasi, dan pengukuran sebelum–sesudah tidak tersedia. Simpulan: Laporan mendokumentasikan upaya edukasi kesehatan jiwa, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa penyuluhan atau terapi musik klasik menurunkan gejala agitasi. Dokumentasi kegiatan dan evaluasi terstruktur perlu diperkuat.



