PENYULUHAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN PADA SKIZOFRENIA HEBEFRENIK DI SENTRA PHALAMARTA, SUKABUMI
Keywords:
skizofrenia hebefrenik; risiko perilaku kekerasan; edukasi kesehatan; keperawatan jiwa; pengabdian masyarakatAbstract
ABSTRAKLatar belakang: Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu masalah keperawatan jiwa yang memerlukan pengenalan tanda risiko, komunikasi terapeutik, dan dukungan penanganan yang tepat. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan penyuluhan tentang risiko perilaku kekerasan pada skizofrenia hebefrenik di Sentra Phalamarta, Kabupaten Sukabumi. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk edukasi dan diskusi interaktif. Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan diawali pendekatan kepada peserta, dilanjutkan pertanyaan pemantik, penyampaian materi, serta tanya jawab. Hasil: Laporan menyebutkan partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan kemampuan menjawab kembali beberapa pertanyaan setelah edukasi. Namun, jumlah peserta, karakteristik sasaran, instrumen evaluasi, dan skor sebelum–sesudah tidak dilaporkan sehingga peningkatan pengetahuan belum dapat dihitung secara kuantitatif. Simpulan: Penyuluhan terlaksana dan memperoleh respons partisipatif, tetapi dampaknya terhadap pengetahuan maupun kejadian perilaku kekerasan masih memerlukan evaluasi terstruktur.



